Definisi Sistem Informasi Psikologi

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI (SIP)

Pengertian, Ruang Lingkup, dan Sejarah Psikologi Pendidikan

Apa itu sistem informasi psikologi? mari kita bahas satu persatu..

  1. Sistem

Menurut Eriyanto (2004), sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan kompleks.

Menurut Jogiyanto (2005), sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

Menurut Sutabri (2012), sistem merupakan suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu.

Menurut Susanto (2013), sistem adalah kumpulan dari sub sistem apapun baik fisik ataupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.

Menurut Anggraeni dan Irviani (2017), sistem adalah kumpulan orang yang saling bekerja sama dengan ketentuan-ketentuan aturan yang sistematis dan terstruktur untuk membentuk satu kesatuan yang melaksanakan suatu fungsi untuk mencapai tujuan. Sistem memiliki karakteristik yaitu komponen sistem, batasan sistem, lingkungan luar sistem, penghubung sistem, masukan sistem, keluaran sistem, pengolahan sistem dan sasaran sistem.

Berdasarkan pendapat dari tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain dengan ketentuan-ketentuan atau aturan-aturan yang sistematis dan terstruktur dalam melaksanakan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu.

  1. Informasi

Menurut Bodnar dan Hopwood (2000), informasi adalah data yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan yang tepat dan benar.

Menurut Abdullah (2003), informasi adalah sebuah konsep yang kuat yang dapat diasosiasikan dengan beberapa penjelasan, bergantung pada kumpulan persyaratan-persyaratan dan kebutuhan-kebutuhan akan teori.

Menurut Ladjamudin (2008), informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi penerimanya untuk mengambil keputusan masa kini maupun masa yang akan datang.

Menurut Kusrini dan Kaniyo (2007), informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi.

Menurut Haryadi (2009), informasi dapat didefinisikan sebagai hasil pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian yang nyata.

Berdasarkan pendapat dari tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi adalah sebuah konsep data yang diolah sedemikian rupa dalam suatu bentuk yang bermanfaat bagi penerimanya sehingga bisa dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.

  1. Psikologi

Menurut Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia, baik selaku individu maupun kelompok dan dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk, berjalan dan lain sebagainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.

Menurut Wade dan Tarvis (2007), psikologi adalah sebuah disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta cara perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.

Menurut Basuki (2008), psikologi adalah ilmu pengetahuan ilmiah yang mempelajari perilaku sebagai menifestasi dari kesadaran proses mental, aktivitas motorik, kognitif, dan emosional.

Menurut Fitriyah dan Jauhar (2014), psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah.

Menurut Parnawi (2019), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku individu dalam interaksi dengan lingkungannya.

Berdasarkan pendapat dari tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia sebagai menifestasi dari proses mental, aktivitas motorik, kognitif, dan emosional, baik dengan individu, kelompok, maupun lingkungannya.

Jadi, apa itu sistem informasi psikologi?

Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain dengan ketentuan-ketentuan atau aturan-aturan yang sistematis dan terstruktur dalam melaksanakan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu.

Informasi adalah sebuah konsep data yang diolah sedemikian rupa dalam suatu bentuk yang bermanfaat bagi penerimanya sehingga bisa dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.

Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia sebagai menifestasi dari proses mental, aktivitas motorik, kognitif, dan emosional, baik dengan individu, kelompok, maupun lingkungannya.

Berdasarkan definisi diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem atau suatu kesatuan yang sistematis dan terstruktur yang memiliki tujuan untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi penerima berupa data tentang ilmu pengetahuan psikologi mengenai perilaku manusia dan proses mental seseorang.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Abdullah, A. (2003). Dasar-dasar ilmu perpustakaan dan informasi. Yogyakarta: Ilmu Perpustakaan dan Informasi IPI.
  2. Anggraeni, Y. E., & Irviani, R. (2017). Pengantar sistem informasi. Yogyakarta: CV Andi Offset.
  3. Basuki, A. M. H. (2008). Psikologi umum. Depok: Universitas Gunadarma.
  4. Bodnar, G. H., & Hopwood, W. S. (2000). Sistem informasi akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.
  5. Eriyanto. (2004). Teknik dan aplikasi pengambilan keputusan kriteria majemuk. Bogor: Grasindo.
  6. Fitriyah, L., & Jauhar, M. (2014). Pengantar psikologi umum. Jakarta: Prestasi Pustaka.
  7. Haryadi, H. (2009). Administrasi perkantoran. Jakarta: Visi Media.
  8. Jogiyanto. (2005). Analisis dan desain sistem informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  9. Kusrini, & Kaniyo, A. (2007). Tuntunan praktis membangun sistem informasi akuntansi dengan visual basic dan microsoft SQL server. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  10. Ladjamudin, A. (2008). Analisis dan desain sistem informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  11. Parnawi, A. (2019). Psikologi belajar. Yogyakarta: Deepublish.
  12. Susanto, A. (2013). Sistem informasi akuntansi. Bandung: Lingga Jaya.
  13. Sutabri, T. (2012). Analisis sistem informasi. Yogyakarta: Andi Offset.
  14. Syah, M. (2001). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  15. Wade, C., & Tarvis, C. (2007). Psikologi edisi kesembilan jilid satu. Jakarta: Erlangga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s