40 Tempat Wisata di Lampung yang Menarik Untuk Dikunjungi

Siapa yang tidak kenal dengan Provinsi yang satu ini yakni Lampung. Letaknya yang strategis di ujung pulau Sumatera dengan Ibukota yang bernama Bandar Lampung atau bisa disebut juga kota Tapis Berseri. *Provinsi ini juga tempat dimana saya dibesarkan lho! Haha*

Pada tanggal 18 Maret 1964 Provinsi Lampung dilahirkan yang didasari atas penetapan Peraturan Pemerintah dengan Nomor 3/1964 yang kemudian di ubah menjadi UU Nomor 14 Tahun 1964. Sebelumnya Lampung masih dalam keresidenan dengan Sumatera Selatan. Karena Lampung memiliki potensi yang sangat besar yang mana memiliki keanekaragaman budaya sendiri sehingga menambah wawasan budaya Indonesia semakin kaya.

Bukan hanya pada segi adat dan budaya saja yang memiliki corak tersendiri pada provinsi Lampung ini. Namun puluhan tempat wisata di lampung patut anda kunjungi, dengan menyuguhkan nuansa alam yang asri serta keindahan yang membuat anda tidak akan pernah lupa dan tak ingin beranjak dari Wisata Tersebut. Bagi anda yang ingin mengunjungi berbagai Tempat Wisata di Lampung, berikut berbagai pilihan wisata yang bisa anda jadikan pilihan terbaik untuk berwisata. Lets check out~

  1. Menara Siger

1

Ketika anda sampai di pelabuhan Bakauheni dan menatap salah satu gunung pasti akan melihat sebuah bangunan yang berwarna kuning keemasan. Ya! itu merupakan sebuah menara siger yang juga merupakan salah satu ikon Provinsi Lampung. Menara Siger ini sangat terlihat cantik berdiri di atas bukit yang juga merupakan Titik Nol dari sebuah jalan di lampung yakni Lintas Sumatera. Nah, bagi anda yang ingin menikmati keindahana bangunan ini dan bisa melihat pemandangan dari atas bukit tentu anda harus membeli tiket masuk atau biaya parkit kendaraan bermotor.

 

  1. Teluk Kiluan

2

Teluk Kiluan sudah menjadi tempat yang sudah banyak di kenal di luar provinsi Lampung sendiri. Karena dengan mengunjungi Kiluan anda akan merasakan pengalaman yang unik, pasalnya anda bisa bertemu lumba-lumba dari dekat di habitatnya langsung. Bukan hanya itu saja, anda disini akan di suguhkan keindahan pantai yang tidak akan anda temukan di tempat lain. Sangat cocok untuk berbagai kegiatan camping atau lainnya.

  1. Taman Nasional Way Kambas

3

Salah satu tempat wisata selanjutnya yang patut anda kunjungi adalah Taman Nasional Way Kambas. Wisata ini bisa anda jadikan sebagai wisata edukasi bersama keluarga anak, Karena di sini anda akan bisa melihat langsung hewan terbesar yang memiliki belalai ini dan hidup di area yang sangat luas. Selain itu anda juga bisa melihat Hewan lainnya yang memang sudah terancam punah seperti harimau sumatera dan badak sumatera. berbagai atraksi gajah bisa anda nikamti seperti sepak bola gajah, menaiki gajah, dll.. Untuk bisa sampai ke lokasi bisa di tempuh sekitar 2 jam dari kota Bandar Lampung.

  1. Pantai Tanjung Setia

4

Kalau yang satu ini tempat wisata yang sangat cocok untuk anda yang suka berselancar, Ngapain jauh-jauh ke Bali kalau di Lampung juga ada. Pantai Tanjung Setia ini lokasinya di sisi barat Provinsi Lampung, yang memang sudah terkenal dengan ombak terbaik di dunia. untuk menempuh dari kota Bandar Lampung memang cukup jauh yakni sekitar 270 KM sehingga untuk bisa mencapai lokasi menghabiskan waktu perjalanan 6 Jam. namun waktu tersebut akan terbayar dengan keindahan dan ombak yang bagus untuk peselancar.

  1. Taman Purbakala Pugung Raharjo

5Wisata edukasi lainnya yang ada di Lampung adalah Taman Purbakala yang lokasinya terletak di Desa Pugung Raharjo. Taman Wisata Purbakala ini memiliki jarak 52 KM dari kota Bandar Lampung. Seperti namanya disini anda bisa melihat berbagai benda bersejarah zaman purba seperti kuburan batu, meja batu, altar batu, batu mayat, dan lain-lain. Untuk anda muda memang kurang di minati, namun ini merupakan wisata yang baik untuk anak anda dalam mengenal sejarah purbakala.

  1. Pulau Kubur

6

Jika mendengar nama pulau ini memang terlihat horor, tapi sebenarnya pulau ini memiliki pesona alam yang menjadi tujuan terbaik bagi anda yang memiliki hobi memancing. Menurut warga sekitar asal muasal di beri nama Pulau Kubur karena pulau ini dahulu di gunakan untuk penaburan abu jenazah. Untuk lokasinya Teluk Lampung, untuk bisa mencapai lokasi anda hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit menggunakan perahu.

Pada hari kerja atau hari bisa Pulau Kubur ini relatif sepi, namun ketika hari libur seperti Sabtu dan Minggu sangat ramai dan didapati oleh berbagai wisatawan untuk memancing. Jelas menjadi lokasi memancing paling strategis karena disini anda bisa mendapatkan ikan dengan jumlah yang banyak, pasalnya disini terdapat karang besar yang menjadi habitat bagi para ikan.

  1. Gunung Krakatau

7

Di urutan ke 7 ini merupakan tempat wisata yang letaknya di Selat Sunda. Gunung Krakatau bukan hanya menyuguhkan keindahan pegunungan namun juga bisa manjadi salah satu tempat wisata Bahari. menurut sejarahnya Gunung Krakatau ini meletus pada tahun 1883 yang memisahkan antara pulau Sumatera dan Jawa. Dan sekarang Anak Gunung Krakatau telah menjadi tempat konservasi alam, sehingga untuk bisa masuk ke lokasi anda harus memiliki izin, dan untuk mendapatkannya bisa anda peroleh di balai konservasi Lampung.

  1. Pantai Pasir Putih

8

Pantai ini sudah lama di kenal sebagai tempat rekreasi bagi keluarga, sehingga bisa menjadi pilihan terbaik bagi anda yang tidak ingin jauh dari kota Bandar Lampung hanya sekitar 20KM atau lebih kurang sekitar 20 menit untuk sampai ke Wisata ini. Seperti namanya pantai ini terhampar luas pasir halus berwarna putih yang pastinya akan membuat mata anda di manjakan dengan keindahan alami suasana pantai, dengan hembusan angin yang sejuk serta pepohonan yang semakin membuat anda ingin menikmati setiap detiknya alam nan indah disini.

 

  1. Taman Wisata Lembah Hijau

9

Tempat wisata ini bisa di katakan masih baru karena mulai beroperasi para tahun 2006. yang memiliki lahan seluas 30 Hektar. Konsep yang di suguhkan tempat wisata ini adalah cagar alam, budaya, dan adat. Disini anda bisa menikmati berbagai tempat rekreasi atau permainan air seperti water boom, dan kebun binatang mini, sehingga bisa anda jadikan salah satu tempat favorit anda bersama keluarga.

Untuk bisa menikmati berbagai keindahan taman satwa dan taman rekreasi anda harus memiliki tiket masuk yang bisa anda dapatkan dengan harga 10,000 Rupiah /Orang. Kemudian jika ingin menikmati permainan air seperti Water Boom harus membeli tiket lagi dengan harga Rp 35,000 Rupiah per orang.

 

  1. Air Terjun Putri Malu

10

Provinsi lampung ini memang kaya banget, Mulai dari adat istiadat yang memiliki budaya sendiri serta tempat wisata pantai yang indah. dan ternyata di Lampung juga menyuguhkan keindahan Air terjun yang menyejukan mata bernama Air Terjun Putri Malu. Nama Putri Malu adalah sebutan karena bentuk air terjunnya yang berkelong seperti malu-malu. Ketinggian air terjunnya sekitar 80 meter dan suasana sekelilingnya di penuhi pohon dengan di dominasi warna hijau.

Anda juga bisa menjadikan tempat ini untuk kegiatan seru lainnya seperti panjat tebing, berkemah, dan trekking. Menurut pengalaman dari seorang pengunjung yang pernah datang kesini, bukan hanya pemandangan indah saja yang bisa anda lihat namun terkadang anda akan menemukan tumbuhan srawberry liar yang rasanya kecut segar.

 

  1. Danau Ranau

11

Bukan hanya terkenal akan pantainya saja, ternyata Lampung memiliki Danau yang sangat indah bernama Danau Ranau. Bahkan Danau Ranau ini adalah Danau terbesar kedua setelah danau Toba. Lokasinya sendiri memang terbilang cukup jauh di perbatasan Sumatera Selatan dengan Lampung. Disini anda bisa menikmati keindahaan Danau yang sangat indah, namun anda juga bisa menginap serta memandangi indahnya Danau Ranau ini dari Puncak Gunung Seminung.

 

  1. Pulau Pahawang

12

Pulau Pahawang menyajikan taman laut yang sangat indah sehingga bisa menjadi salah satu tempat snorkling terbaik hingga mancanegara. Lokasinya berada di kecamatan Punduh Pidada tepatnya berada di kabupaten Pesawaran. Luas area taman laut ini sekitar 1.084 hektar yang di bagi menjadi 2 Pulau yakni pulau Pahawang besar dan pulau Pahawang kecil.

Untuk bisa mencapai lokasi hanya membutuhkan sekitar 1.5 Jam dari Kota Bandar Lampung ke dermaga penyeberangan Ketapang dan diteruskan menggunakan perahu menuju pulau Pahawang besar. Anda pun bisa menginap disini yang bisa anda dapatkan dengan harga yang terjangkau.

 

  1. Pantai Mutun dan Pulau Tangkil

13

Lampung memang ada banyak sekali pilihan wisata Pantai yang indah. Pantai Mutun dan pulau Tangkil hanya berjarak 10KM dari kota Bandar Lampung. Lokasinya di kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Beberapa Fasilitas lengkap bisa anda dapatkan disini seperti Pondokan, Perahu Cano, Water boom, Banana Boat, dan resto. Selain itu anda bisa menikmati keindahan di pulau Tangkil dengan menggunakan perahu menuju pulau tersebut biayanya murah yakni hanya Rp 10.000 /orang. di Pulau tangkil ini pun anda bisa berenang di pantai dengan air yang bersih dan jernih.

 

  1. Pantai Klara (Kelapa Rapat)

14

Salah satu pantai yang wajib anda kunjungi adalah Pantai Klara, disini pastinya aman deh!! karena di kelola oleh TNI-AL yang sebelumnya bernama Teluk Baru. Nama Klara adalah sebuah singkatan dari kelapa rapet sekitar tahun 1982-1984. Seperti namanya pantai ini dipenuhi dengan pohon kelapa, yang membuat rapet adalah jarak antara pohon satu dan lainnya hanya berjarak 3M yang hanya memiliki luas kebun 5 hektar. berbagai permainan seru bisa anda nikmati seperti banana boat. Untuk kegiatan lainnya bisa juga seperti kemah atau outbond anak-anak sekolah dan wahana canoe.

 

  1. Pantai Sari Ringgung

15

Pantai ini memang masih baru karena mulai di buka tahun 2015, Untuk lokasinya di tengah-tengah jalan menuju sesudah Mutun dan sebelum Pantai Klara. yang menarik dari Pantai ini adalah adanya Pasir Timbul yang memang secara alami berada di tengah lautan.

Berbagai fasilitas serta wahana yang seru bisa anda mainkan seperti boat cafe resto, krakatau view, lapangan futsal pantai dan masjid apung. Untuk bisa sampai ke tempat Pasir Timbul anda bisa menyewa perahu yang bisa di temukan dengan mudah di dermaga.

 

  1. Taman Wisata Bumi Kedaton

16

Di lokasi Wisata Bumi Kedaton ini anda bisa merasakan keindahan bernuansa hiaju dengan perkampungan yang berada di perbukitan. Selain itu sekitar Wisata Bumi Kedaton ini terkenal dengan beberapa penghasil buah seperti durian, manggis, duku, pisang, dan palawija. Lebih tepatnya terletak di Kampung Batu Putuk – Teluk Betung Bandar Lampung yang hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari kota Bandar Lampung menjadi lokasi wisata dimana tersedia berbagai fasilitas rekreasi keluarga yakni rumah khas Lampung bertiang sangat ideal bagi anda bersama keluarga yang ingin bersantai

 Kemudian beberapa hiburan lainnya anda dapat melihat atraksi gajah dan pengunjung di perbolehkan untuk menaiki gajah tersebut berkeliling di area lokasi wisata. Bisa di bilang Wisata Bumi Kedaton ini termasuk dalam kategori taman satwa dimana anda dapat melihat berbagai kekayaan fauna sumatera.

  1. Pulau Sebuku

17

Salah satu pulau yang tidak banyak di ketahui orang adalah Pulau Sebuku dimana lokasinya berada di Selat Sunda dan ternyata Pulau Sebuku ini salah satu pulau terbesar yang ada di selat Sunda sehingga Pulau Sebuku ini masih termasuk dalam kawasan Kalianda, Lampung Selatan. Menjadi tempat wisata karena disini anda bisa melakukan berbagai kegiatan seru selain menikmati keindahan di pantainya yakni berenang, snorkeling, dan juga diving. Tak hanya itu Selain pulau sebesi pulau sebuku ini merupakan pulau yang terdekat untuk mengamati Anak Gunung Krakatau.

 

  1. Pantai Hiburan Duta Wisata

18

Selain Pantai yeng terkenal seperti Mutun, Runggung dan Klara mungkin bisa menjadi pilihan terbaik untuk anda yang ingin melihat pemandangan yang tidak kalah menarik dari Pantai yang disebutkan tadi yakni Pantai Duta Wisata. Lokasinya sangat strategis yakni berada di Jln. Laksamana R.E. Martadinata untuk jaraknya hanya sekitar 5KM dari Teluk Betung. Pantai Duta Wisata ini bibir pantainya bukan pasir putih melainkan karang sehingga tidak ideal di jadikan sebagai olahraga air dan bermain air di lokasi pantai.

Disini anda bisa menggunakan fasilitas yang lengkap seperti jetski, banana boat, sepeda air, kano, dan lainnya. Anda tidak perlu khawatir kepanasan karena seudah tersedia Pondok berjejer untuk anda bersama keluarga bersantai sambil menikmati keindahan pantai Duta Wisata. Selain itu pantai duta wisata ini sangat cocok untuk anda yang memiliki Hobi memancing karena tersedia fasilitas bagi pengunjung yang ingin memancing.

  1. Sumber Air Panas Way Belerang Kalianda

19

Salah satu tempat eksotis yang berada di selatan Lampung yakni Way Belerang yang menyajikan tempat wsiata pemandian air panas yang bersumber dari air belerang yang langsung keluar dari sela-sela bawah kolam. terdapat juga sumber air pasana yang langsung terjun dari gunung Rajabasa, Kalianda, Lampung Selatan. Untuk bisa mencpai lokasi dari Bandar Lampung hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk menempuh jarak 65 KM. Lebih tepatnya lokasi Way Belerang ini berada di lereng gunung Rajabasa, yang menghadirkan suasana sejuk, dengan banyak pepohonan tehampar hijau.

 

  1. Bendungan Batu Tegi

20

Bendungan ini merupakan yang paling terbesar se-Asia Tenggara yang difungsikan untuk PLTA. Lokasi dari bendungan Batu Tegi ini berada di Kabupaten Tanggamus, lebih tepatnya di Talang Padang. Disini anda bisa menikmati keingahan alamnya, dan pengunjung bisa menyewa perahu yang disediakan di dermaga sekitar. Anda juga bisa memancing dan jika anda beruntung akan membawa sejumlah ikan seperti baung, gabus atau patin.

 

  1. Pantai Embe (Merak Belantung)

21

Sekitar tahun 2004 Nama Pantai Embe ini masih bernama Merak Belantung kemudian di ubah namanya menjadi Pantai Embe, Lokasinya berada di Desa Merak Belantung, Kalianda, Jalan Trans Sumatera KM 45. Untuk bisa mencapai lokasi sangat mudah bisa dengan menggunakan kendaraan bermotor, untuk lebih mudahnya anda bisa mengikuti Jalan Trans Sumatera tersebut dari Bakauheni pelabuhan penyebranagn yang hanya membutuhkan waktu sekitar 35 menit.

Pantai ini sangat sejuk dan banyak pohon rindang, jadi anda bisa menikmati keindahan pantai tanpa perlu takut kepanasan. Dengan hamparas pasir putih akan menambah asri pemandangan laut yang biru. Anda bisa berenang disini dan juga disediakan penyewaan Ban sebagai pelampung berenang.

  1. Water Park Citra Garden

22

Beralih ke wahana permainan yang mana salah satu lokasi Water Park yang cukup terkenal di Lampung adalah Water Park Citra Garden yang memang lokasinya berada di perumahan elit Citra Garden, Lampung.  Dengan lokasi yang berada di Perbukitan membuat wisata ini menjadi lebih indah. Karena wisata ini adalah Water Park dengan menyajikan berbagai permainan air seperti waterboom, kolam arus, waterpark dan masih banyak lagi wahana lainnya.

Jam buka Water Park Citra Garden ini buka pada hari Rabu Jumat pukul 14.00 18.00, jika pada hari Minggu buka lebih awal yakni pada pukul 08.00 18.00. Bagi anda yang berniat tidak ingin membawa makanan dari rumah tak perlu khawatir karena disini sudah tersedia berbagai fasilitas kuliner seperti kafetaria.

  1. D’Mermaid. Waterpark

23

Bukan hanya di Citra Garden saja anda bisa menemukan wahan permainan air. Di salah satu perumahan bernama Villa Bukit Tirtayasa anda juga bisa menikmati berbagai permainan air di Wisata yang bernama waterpark D’Mermaid. Beberapa wahana permainan yang bisa digunakan pengunjung di antaranya yakni big mermaid, royal mermaid, green mermaid, little mermaid, ocean street, dan sun beach.

Konsep yang di usung dari wisata ini adalah nuansa laut Putri Duyung. Disini anda bisa menikmati wahana permainan bernama little mermaid yang mana berupa kolam dengan beberapa air mancur dengan hiasan lampu kolam.

  1. Slanik Waterpark

24

Masih membahas wahana permaian air yang ada di Lampung yakni Slanik Waterpark dan termasuk wahana permainan terbesar di Lampung untuk saat ini. Berada di area dengan luas sekitar 1 Hektar dimana lahan ini secara khusus di tujukan untuk membuat berbagai fasilitas untuk para pengunjung agar semakin nyaman ketika berada disini. Wahan permainan Air Slanik ini memang bisa di bilang masih baru yakni baru diresmikan belum lama ini tepatnya pada tanggal 6 Februari 2016. Sehingga dengan adanya wisata Water Park ini bisa menjadi pilihan terbaik khususnya masyarakat Lampung yang ingin menikmati liburan dengan suasana baru dan seru.

  1. Pulau Mengkudu dan Pulau Sekepel

25

Merupakan pulau kecil yang tidak ada penguhuni lokasinua berada di desa Batu Balak, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. sekitar Tahun 80-an, ada banyak sekali phon mengkudu di lokasi wisata ini, ini ah yang menjadi nama tempat wisata ini Pulau Mengkudu. namun saat ini pulau yang cuma memiliki luas 2 Hektar tersebut ditumbuhi pohon bakau.

Yang menjadi keunikan tersendiri dari Pulau mengkudu ini adalah adanya pasir timbul yang dijadikan sebagai penghubung dari Pulau Mengkudu dan Pulau Sumatera. Namun pasir timbul ini tidak akan tampak jika air laut sedang pasang.Pantai ini memiliki pesona tersendiri yang memang menjadi sebuah hiburan bagi pengunjung. Dengan disuguhkan warna-warni yang menenangkan dari hijau serta birunya laut terhampar luas karena jernihnya air laut.

  1. Pantai Gigi Hiu

26

Tempat wisata ini terdengar seram namun keindahannya tidak seseram namanya karena disini sangat cocok untuk para fotografer yang menyuguhkan keindahan batu-batu tajam dan tinggi sehingga menjadi daya tarik tesendiri dan tidak akan bisa anda temukan di wisata manapun. untuk lokasinya sendiri tepatnya di wilayah Tanggamus (dekat Teluk Kiluan).sekitar 80 Km dengan jangka waktu perjalanan sekitar 1.5 jam.

  1. Air Terjun Lembah Pelangi

27

Pada tahun 2015 kemarin lokasi wisata ini mulai ramai pengunjung karena banyak yang men-sharing ke media sosial mengenai lokasi Air Terjun Lembah pelangi. Seperti halnya dengan wisata air terjun lainnya disini anda akan menikmati udara yang sejuk dengan suara air jatuh dari atas dengan keras. Lokasinya sendiri berada di desa Sukamaju, kecamatan Ulu Belu. Tadinya bernama air terjun Pondok Rejo.

  1. Desa Wana Melinting

28

Desa ini pernah menjadi salah satu tujuan terbaik bagi para turis mancanegara beberapa tahun lalu yang mengikuti tour kapal pesiar dan mampir di pelabuhan Panjang. Saat itu desa ini warganya masih menggunakan rumah panggung kayu. Nah, untuk anda yang tahu jika pernah mendengar atau menyaksikan tari Melinting di Istana Kenegaraan, Tarian tersebut berasal dari desa ini. yang menjadi daya tarik disini adalah rumah yang menarik dan unik.

  1. Curug Tujuh Linggapura

29

Berada di kawasan register 39, air terjun ini memiliki tujuh tingkat dengan total ketinggian mencapai 75 meter. Rutenya jika anda sudah berada di Bandara Radin Inten II kemudian menuju air terjun satu desa Linggapura kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah yang jaraknya bisa anda tempuh sekitar 135 kilometer. Dari parkiran Mobil anda harus menggunakan Ojek untuk mencapai lokasi kemudian di lanjutkan dengan berjalan kaki.

 

  1. Curug Gangsa

30

Sebenarnya tempat wisata ini yakni Curug Gangsa merupakan sebuah air terjun dengan ujungnya dari sebuah irigasi persawahan. Namun kebetulan ujungnya berada di tebing sehingga menjadikannya sebuah air terjun. Untuk bentangan air terjunnya sangat bagus. Sehingga patut anda kunjungi jika anda melewati kabupaten Way Kanan. Untuk menuju lokasi sangat mudah tidak perlu melakukan tracking yang jauh dan memakan waktu.

  1. Laguna Dodo

31

Untuk bisa mencapai ke Lokasi Tempat wisata Laguna Dodo ini harus memiliki kondisi yang prima karena medan yang sulit serta jalan yang cukup terjal harus anda lewati, Sekitar 3KM dari Pulau Kiluan. Yang menjadi daya tarik dari tempat wisata ini adalah kolam alami yang di minati banyak para pecinta alam. Selain memiliki kondisi yang prima, anda juga harus menyiapkan bekal yang cukup karena di lokasi wisata ini tidak ada warung.

  1. Tanjung Putus, Pulau Tegal, Maitem

32

Tanjung Putus, Pulau Tegal dan Maitem yang merupakan ketiga tempat tersebut area Spot penyelaman yang paling keren yang ada di Lampung. Di ketiga tempat ini pun ada memiliki palung dalam serta memiliki terumbu karang yang indah dengan ikan neon yang cantik sebagai penghuninya.

Sangat tidak dianjurkan untuk membawa anak-anak ketika mengunjungi tempat wisata ini karena berbahaya hanya beberapa meter saja dari bibir pantai palung tersebut berada. Keseruan bisa anda rasakan disini karena daya tarik tersendiri yang tidak akan anda temukan di tempat lain. Wajar saja di tempat ini tidak pernah sepi pengunjung baik dari wistawan lokal ataupun mancanegara.

  1. Pulau Balak, Lok, dan Lunik

33

Bisa di katakan ketiga pulau tempat wisata ini jarang yang mengetahuinya bahkan sedikit sekali yang mengunjungi. Hal ini mungkin disebabkan lokasinya yang cukup jauh bahkan lebih jauh dari Pahawang. Tentu saja dengan jarang di ketahui orang banyak maka tempat wisata ini sangat masih alami.

Disini juga terdapat sebuah  cottage di Pulau Balak, namun belum cukup terawat. seperti tempat wisata pantai lainnya, yang mana anda bisa menikmati keindahan pantai dengan hembusan angin duduk di pasir putih yang lembut. Namun yang paling serunya lagi disini merupakan lokasi yang strategis melakukan snorkeling.

 

  1. Air terjun Sinar Tiga

34

Air terjun ini lokasinya berada di dusun Sinar Tiga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Disini anda bisa menikmati keindahan air yang jatuh dari dataran tinggi dengan debit air yang tidak terlalu besar dengan ketinggian sekitar 20 Meter, sehingga menyuguhkan suasana yang sejuk.

Nah untuk anda yang ingin mengunjungi lokasi wisata ini dari kota Bandar Lampung maka anda bisa melakukan perjalanan menuju Kecamatan Padang Cermin, jalur yang biasa di lewati menuju Pantai Mutun atau Klara. Anda bisa mengikuti jalan tersebut hingga menemukan pertigaan yang terdapat sebuah petunjuk dengan jika arah kiri menuju Punduh Pidada / Kiluan, sedangkan kekanan menuju Kedondong. Jika anda sudah sampai di pertigaan tersebut ambil jalur yang ke arah kedondong dengan melewati desa Khepong, selanjutnya masuk desa bernama Way Urang, di perbatasan antara desa Khepong dan desa Way Urang sekitar 500 meter ada jalan masuk ke arah kanan, silahkan anda ikuti jalur tersebut sampai melewati dusun sinar satu, sinar 2 sampai dengan sinar 3. Untuk kondisi jalannya menanjak namun bisa di lalui kendaraan roda 4. untuk mencapai air terjun yang lokasinya berada di SinarTtiga, kendaraan anda hanya bisa sampai ujung desa ini.

 

  1. Viewing Platform Tahura WAR

35

Bisa di katakan tempat wisata ini seperti teras atau alas yang terbiat dari apa saja sehingga pengunjung bisa melihat landscape di sekitaran. Yang berada di kawasan wisata terpadu dengan basis alam Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman, yang saat ini sedang giat promosi daya tarik buatan mereka yang beberapa waktu di luncurkan.

Nah, untuk anda yang ingin mengunjungi tempat ini akses menuju lokasi memang cukup mudah. meski belum tersedia angkutan umum sehingga anda bisa menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua atau roda empat. Silahkan anda ikuti Rute atau jalan menuju kecamatan Kemiling – Bandar Lampung. setelah itu menuju SMAN 7 lalu lurus terus sampai bertemu dengan kelurahan Sumber Agung dan kawasan Penangkaran Rusa di areal Taman Hutan Raya (TAHURA). tak jauh dari tempat penangkaran rusa maka pengunjung bisa langsung mengetehui Lokasi Viewing Platform pada bagian kanan jalan tepat berseberangan dengan area Taman Kupu Kupu Gita Persada.

  1. Taman Kupu-kupu Gita Persada

36

Seperti namanya yakni taman kupu-kupu dan tentunya anda bisa melihat berbagai spesies kupu-kupu dengan jumlah spesies sekitar 180. Disini anda bisa berkunjung ke Museum Kupu-kupu, rumah pohon, serta penangkaran Kupu-kupu. Lokasi Taman Kupu-kupu Gita Persada Lampung ini terletak di kecamatan Kemiling di kaki Gunung Betung, tepatnya di Desa Tanjung Manis, Jalan Way Rahman, Kemiling, Bandar Lampung. Lokasinya pun persis di pinggir jalan sehingga mudah dijangkau.

 

  1. Air Terjun Way Lalaan

37

Menurut sejarahnya, Air Terjun Way Lalaan ini sudah di kenal sejak tahun 1937 atau masih dalam pemerintahan kolonial Belanda yang telah dibuatkan tangga semen menuju lokasi air terjun. Air Terjun Way Lalaan letaknya berada di kaki Gunung Tanggamus yang menyuguhkan air terjun bertingkat dengan jarak sekitar 200m. Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 11m.

Untuk lokasinya di Desa Pekon Kampungbaru, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Propinsi Lampung. Jika anda dari Kota Agung menuju lokasi hanya berjarak 8KM dan dari kota Bandar Lampung pengunjung dapat menempuh jarak sekitar 80 Km dengan jangka waktu perjalanan sekitar 1.5 Jam.

  1. Pantai Walur

38

Memang ada banyak sekali wisata yang ada di Lampung sebagai selatannya pulau Sumatera dengan menyimpan berbagai pesona alamnya yang eksotis dan salah satunya adalah wisata pantai. Pantai dengan hamparan pasir putih yang luas dan masih jarang di ketahui keberadaannya adalah Pantai Walur. Disini anda bisa menikmati pemandangan yang luar biasa dengan pasir putih luas dengan sedikit sentuhan warna hijau dari rumput hijau yang tumbuh subur dan anda tidak akan menemukannya di pantai lain, semakin indah dengan adanya lentera dari mercusuar.

engan airnya yang jernih membuat pantai ini semakin populer di berbagai kalangan Komunitas Trip Adventure. Lokasinya berada di Krui, Lampung Barat atau lebih tepatnya di Desa Walur, Kecamatan Pesisir Tengah. Sekitar 5KM dari pusat kota Krui. Pantai yang memiliki pesona keindahan ini adalah rangkaian dari tiga nama pantai yang cukup di kenal di Krui yakni Pantai Labuhan Jukung dan Pantai Way Redak.

  1. Pantai Kuala Kambas – Way kanan

39

Di Provinsi Lampung masih banyak tersimpan pesona alam yang menakjubkan dengan keindahan yang eksotis dan dapat menjadi salah satu tujuan terbaik bagi anda yang merencanakan melakukan perjalanan wisata ketika di Lampung. Salah satu pulau yang masih banyak belum tahu dan memiliki keindahan tersendiri yakni Pantai Kuala Kambas dimana letaknya berada di sebelah timur Way Kambas, Keindahan yang di tawarkan pada pantai ini adalah berupa tegakan cemara, ketapang dan vegetasi lainnya sehingga menjadi tujuan wisata menarik dan unik di bandingkan dengan panatai pada umumnya.

 

  1. Taman Agro Wisata

40

Salah satu wisata yang berbeda dengan yang lainnya dimana anda bisa menikmati berbagai keindahan alam sambil melihat bagaimana menanam berbagai macam tanaman seperti buah-buahan di antaranya kelengkeng, durian, mangga, jeruk dan masih banyak lagi. Berada di atas tanah dengan luas 64 hektar, menjadikan lokasi wisata ini menjadi menarik untuk anda kunjungi.

Nah, itulah berbagai tempat wisata yang ada di Lampung yang bisa anda kunjungi. Apalagi suasana lebaran berkumpul bersama keluarga sambil menikmati keindahan alam yang terhampar luas memanjakan mata pada setiap anda memandangnya. Semoga dapat menjadi salah satu referensi berlibur anda. Enjoy your holiday. Selamat berlibur~

 

SUMBER:

http://www.indonews.co.id/tempat-wisata-di-lampung/

http://www.indonews.co.id/tempat-wisata-di-lampung/2/

 

Asal Usul Makhluk Hidup di Bumi

Sejak zaman dahulu banyak orang yang mempertanyakan dari mana asal usul makhluk hidup, terutama asal usul manusia. Karena rasa keingintahuan yang cukup besar maka teori asal usul kehidupan pun lahir berkat pemikiran para Ilmuwan. Ada banyak teori yang lahir dari para Ilmuwan dan beberapa diantaranya cukup terkenal. Nah, beberapa teori tersebut akan kita ulas bersama seperti berikut ini. Selamat Membaca!

  1. Teori Abiogenesis

Teori ini dicetuskan oleh Aristoteles (384-322 SM) yaitu seorang ahli filsafat dan Ilmu pengetahuan Yunani Kuno. Menurut beberapa sumber teori ini merupakan teori pertama yang mencetuskan asal usul kehidupan dan memberikan inspirasi pada ilmuwan-ilmuwan lainnya untuk mencetuskan teori baru. Jadi, menurut Aristoteles makhluk hidup berasal dari benda tak hidup atau benda mati. Pada zamannya orang-orang percaya bahwa terjadinya makhluk hidup itu secara spontan atau terbentuk dengan sendirinya. Sehingga teori ini juga disebut dengan generatio spontanea. Jadi menurut teori generatio spontanea, semua kehidupan yang berasal dari benda mati yaitu:

  1. Ikan dan Katak yang berasal dari lumpur
  2. Cacing berasal dari tanah
  3. Belatung timbul dari daging yang membusuk.

Nah, ternyata ada ilmuwan lainnya yang sependapat dengan teori ini. Ilmuwan pertama yaitu John T. Needham, seorang ilmuwan dari Inggris. Berdasarkan teori in,i Needham melakukan percobaan dengan merebus kaldu dalam wadah selama beberapa menit lalu dibiarkan dalam kondisi terbuka. Setelah beberapa hari, air kaldu tersebut menjadi keruh karena adanya mikroorganisme. Sehingga Needham membuat suatu kesimpulan bahwa setiap zat organik mempunyai daya hidup yang dapat menjadi makhluk hidup yang artinya bahwa mikroorganisme tersebut berasal dari air kaldu tadi.

Ilmuwan kedua yang sependapat dengan teori ini yaitu Antonie van Leeuwenhoek, seorang penemu mikroskop cahaya. Dengan bantuan mikroskopnya ini, Leeuwenhoek mengamati air rendaman jerami dan terlihat adanya mikroorganisme, sehingga kesimpulan dari pengamatan ini bahwa mikroorganisme berasal dari air.

Selain ada yang sependapat ada pula yang menentang teori ini. Jadi, menurut para ahli yang menentangnya apakah makhluk hidup tersebut timbul dari rendaman air jerami dan air kaldu atau air kaldu dan air rendaman jerami tersebut yang menjadikan pembusukan pada air rendaman jerami dan air kaldu. Berdasarkan pernyataan ini para ahli mulai giat untuk mengadakan eksperimen sehingga muncullah teori-teori baru.

  1. Teori Biogenesis

Teori ini muncul dari bantahan para ahli dengan teori abiogenesis Aristoteles. Jadi, menurut teori ini makhluk hidup berasal dari makhluk hidup. Teori ini lahir akibat eksperimen dari tiga ilmuwan pendukung teori ini. Ilmuwan tersebut yaitu Francesco Redi, Lazzaro Spallanzan dan Louis Pasteur.

  1. Eksperimen Francesco Redi (1626-1697)

Francesco Redi adalah seorang ilmuwan berkebangsaan Italia yang menetang teori abiogenesis Aristoteles. Pada tahun 1668, Redi melakukan eksperimen menggunakan 8 tabung yang dibagi menjadi 2 bagian. Tabung-tabung tersebut diisi dengan daging ular, ikan, roti dicampur susu dan daging. Empat tabung pertama dibiarkan terbuka sedangkan empat tabung yang lain ditutup rapat. Setelah beberapa hari, pada tabung yang terbuka terdapat larva lalat.

frans

Berdasarkan eksperimen tersebut, Redi menyimpulkan bahwa ulat bukan berasal dari daging tapi berasal dari telur lalat yang terdapat pada daging dan menetas menjadi larva lalat atau ulat. Eksperimen ini ditentang oleh pendukung abiogenesis. Menurut mereka larva yang tidak tumbuh itu disebabkan karena tidak adanya udara atau zat hidup tidak dapat masuk sehingga tidak adanya kehidupan. Bantahan tersebut ditanggap oleh Redi. Redi pun melakukan percobaan yang sama bedanya wadah tersebut ditutup dengan kain kasa sehingga udara dapat masuk dan ternyata di dalam daging tetap tidak terdapat larva.

  1. Eksperimen Lazzaro Spallanzani (1729-1799)

Pada tahun 1765, Spallanzani melakukan eksperimen yang ditujukan untuk membantah teori dari Needham. Spallanzani melakukan eksperimen dengan memanaskan 2 tabung kaldu sehingga semua mikroorganisme di kaldu tersebut mati. Setelah dingin, kaldu tersebut dibagi menjadi 2 wadah. Wadah pertama berisi kaldu dan ditempatkan pada kondisi terbuka. Sedangkan pada wadah kedua kaldu tersebut tertutup rapat. Ternyata pada wadah pertama yang dalam kondisi terbuka terdapat adanya mikroorganisme sedangkan pada kedua yang tertutup tidak adanya mikroorganisme.

laz

     3. Eksperimen Louis Pasteur (1822-1895)

Eksperimen Louis Pasteur menggunakan air kaldu rebusan daging sapi. Kemudian air kaldu tersebut ditempatkan pada labu yang berhubungan dengan udara luar dan dengan debu yang berasal dari udara.

lou

Setelah beberapa hari, ditemukan adanya pertumbuhan mikroorganisme pada labu tersebut dalam jumlah yang banyak. Dari eksperimen ini, Louis Pasteur menyimpulkan bahwa mikroorganisme yang terdapat pada air kaldu tersebut berasal dari udara yang berdebu.

Nah, tak lama kemudian Pasteur melakukan eksperimen menggunakan air kaldu lagi. Bedanya kali ini Pasteur menggunakan labu yang dilengkapi dengan tabung leher angsa. Labu yang berisi air kaldu tersebut dipanaskan hingga uap air keluar dari tabung yang berbentuk leher angsa. Pada tabung, akan terbentuk cairan yang berasal dari uap udara dan debu yang berasal dari luar dan tidak masuk ke dalam labu, tetapi terperangkap oleh air dalam tabung. Setelah beberapa hari, pada labu tidak terdapat mikroorganisme. Akan tetapi jika air yang ada di dalam tabung dimasukkan ke dalam labu maka terdapat adanya mikroorganisme. Melalui eksperimen ini, Pasteur menarik sebuah kesimpulan bahwa mikroorganisme yang tumbuh di dalam labu berasal dari udara dan tidak berasal dari air kaldu. Eksperimen Pasteur berhasil meruntuhkan teori abiogenesis Aristoteles.

  1. Teori Kreativitas (Teori Ciptaan Khusus)

Menurut teori ini, makhluk hidup diciptakan oleh kekuatan supra natural secara sekaligus atau dengan interval waktu tertentu. Penciptaan setiap spesies atau makhluk hidup lainnya terjadi secara terpisah. Teori ini lahir tidak berdasarkan keilmuan maupun suatu eksperimen.

  1. Teori Kosmozoic

Teori ini didasarkan pada kehidupan di luar angkasa. Teori ini menyatakan bahwa spora yang berasal dari luar angkasa yang bersifat resisten mencapai permukaan bumi. Keadaan luar angkasa yang pada waktu itu dalam kondisi kekeringan, suhu yang dingin serta radiasi yang membahayakan memungkinkan tidak adanya kehidupan di luar angkasa. Sama seperti teori kreativitas, teori ini tidak berdasarkan keilmuan atau suatu eksperimen.

        2. Teori Evolusi Biokimia (Neoabiogenesis)

Teori ini dicetuskan oleh Alexander Oparin, ahli evolusi molekuler berkebangsaan Rusia. Berdasarkan penuturan Oparin di bukunya yang berjudul The Origin of Life (1936) bahwa asal mula kehidupan terjadi bersamaan dengan evolusi terbentuknya bumi dan atmosfernya. Mulanya atmosfer bumi purba terdiri atas metana (CH4), ammonia (NH3), uap air (H2O) dan Hidrogen (H2). Karena adanya pemanasan dan energi alam berupa sinar-sinar kosmis dan halilintar, gas tersebut mengalami perubahan menjadi molekul organik sederhana, sejenis substansi asam amino.

ev bio

Dengan bantuan air hujan, substansi tersebut jatuh di genangan air bumi seperti di lautan atau di cekungan batuan. Proses ini berlangsung secara kontinu hingga terbentuknya lapisan senyawa organic yang disebut primodial soup (soup purba). Lapisan yang terpapar dengan sinar UV akan mengalami kerusakan hingga lapisan tersebut menjadi bahan makanan dan pelindung. Sedangkan lapisan bawahnya akan menjadi senyawa kompleks makromolekul dan menjadi awal dari kehidupan.

Pendapat ini mendapat dukungan dari Harold Urey seorang ahli kimia dari USA yang mengemukakan bahwa zat organik sebagai bahan dasar organisme hidup berasal dari metana, ammonia, air dan hydrogen oleh adanya energi dari halilintar dan sinar kosmis.

Pendapat dari Harold Urey kemudian diuji oleh Stanley Miller di laboratorium. Uji ini didesain sama dengan bumi purba kala yang terdiri dari metana, ammonia, air dan hidrogen yang kemudian direaksikan dengan perangkat percobaan menggunakan energi listrik maka akan terbentuk molekul organik asam amino. Campuran gas tersebut di panaskan selama seminggu lalu dialirkan listrik bertegangan tinggi diantara elektroda sehingga terjadinya loncatan api yang mirip dengan halilintar. Lalu dilakukan pendinginan sehingga gas tadi mengembun yang hasilnya gas tersebut mengandung molekul-molekul organik sederhana yaitu asam amino.

Eksperimen tersebut dilanjutkan oleh beberapa ilmuwan. Dengan penambahan zat lain, terbentuknya adenine dan gula sederhana seperti ribosa bahkan ATP yang berfungsi pada metabolisme makhluk hidup.

Berakhir sudah pembahasan mengenai Teori Asal Usul Kehidupan. Banyak sekali perdebatan mengenai teori asal usul kehidupan hingga sekarang. Di antara sekian banyak teori yang disebutkan di atas hanya teori evolusi kimialah yang dapat diterima oleh Ilmuwan. Walau bagaimanapun, kita tetap harus mempercayai bahwa kita manusia dan seluruh makhluk hidup yang ada di muka bumi ini diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Teori yang disebutkan di atas hanya memperjelas bagaimana asal usul kehidupan itu dimulai.

Setelah kita semua mengetahui bagaimana asal usul kehidupan tersebut dimulai, semoga dapat menambah rasa syukur kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta alam semesta.

Sumber:

http://www.softilmu.com/2015/11/teori-asal-usul-kehidupan.html

http://www.zakapedia.com/2013/02/teori-mengenai-asal-usul-kehidupan.html

http://www.materisma.com/2014/03/teori-asal-usul-kehidupan-teori-evolusi.html

Santoso, Begot. 2007. BIOLOGI pelajaran biologi untuk SMA/MA kelas XII. Jakarta: Penerbit Interplus

Karmana, Oman. 2007. Cerdas Belajar Biologi untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Bandung: Grafindo Media Pratama.

Perjalanan Hidup Chairul Tanjung “Si Anak Singkong”

Pada postingan saya kali ini, saya akan mengulas kisah perjalanan hidup Chailrul Tanjung. Tokoh ini adalah salah satu tokoh yang sangat menginspirasi saya dan saya harap juga bagi kalian ya, readers. Berikut adalah Sejarah singkat Chairul Tanjung.

Profil Chairul Tanjung

14005638951927387081

Chairul Tanjung lahir di Jakarta, 16 Juni 1962 dalam keluarga yang sederhana. Ayahnya A.G. Tanjung adalah wartawan zaman orde lama di sebuah surat kabar kecil. Chairul berada dalam keluarga bersama enam saudara lainnya.  Pengusaha sukses asal indonesia ini dikenal luas sebagai pendiri sekaligus pemimpin, CT Corp (sebelum 1 Desember 2011 bernama Para Group)

Latar Belakang Pendidikan:

  • SD Van Lith, Jakarta (1975)
  • SMP Van Lith, Jakarta (1978)
  • SMA Negeri I Boedi oetomo, Jakarta (1981)
  • Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia (1987)
  • Executive IPPM (MBA; 1993)

Kisah Hidup Perjalan Chairul Tanjung Si Anak Singkong telah ditulis dalam sebuah buku yang berjudul “Si Anak Singkong” buku ini mengisahkan tentang perjalanan hidup Chairul Tanjung dari kecil hingga sukses seperti saat ini. Buku setebal 360 halaman yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas (PBK) ini disusun oleh wartawan Kompas Tjahja Gunawan Adiredja. Buku ini diberi kata pengantar oleh Jakob Oetama, Pendiri dan Pemimpin Umum Harian Kompas,

Menurut saya buku ini sangatlah inspiratif dan penting sekali untuk kita baca. Penuturan cerita yang apa adanya membuat jauh dari kesan berlebihan atau mendramatisir keadaan. Berbagai kisah yang membuat saya terharu dan speechless.

Buku yang merupakan kisah perjalanan hidup seorang pengusaha sukses di negeri ini. Chairul Tanjung, adalah pemilik beberapa perusahaan besar seperti stasiun televisi swasta (Trans TV), Trans Studio, hotel, bank, dan terakhir  kabarnya menjadi salah salah satu pembeli 10% saham perusahaan penerbangan papan atas Indonesia (Garuda) dsb.

Untuk menuliskan ekstrak sebuah buku setebal 384 halaman tentu tidak cukup mudah. Namun di sini saya ingin berbagi sedikit kisah yang semoga bermanfaat bagi kalian yang belum sempat membaca buku tersebut (sejujurnya, saya berharap sahabat semua menyempatkan untuk membacanya).

dfd

Chairul Tanjung kecil melalui hari-hari penuh keceriaan sebagai anak pinggiran kota Metropolitan. Bermain bersama teman-teman dengan membuat pisau dari paku yang digilaskan di roda rel dekat rumahnya di Kemayoran, adalah kegiatan seru yang menyenangkan. Juga bersepeda beramai-ramai di akhir pekan ke kawasan Ancol, sambil jajan penganan murah, buah lontar.

Kelas 1 hingga kelas 2 SD sekolah diantar jemput oleh Kak Ana, seorang sanak keluarga dari Sibolga, dengan naik oplet. Selanjutnya kelas 3 SD sudah bisa pulang-pergi sekolah sendiri.

Saat usia SMP, Bapaknya (Abdul Gafar Tanjung) yang saat itu telah mempunyai percetakan, koran, transportasi dll gulung tikar dan dinyatakan pailit oleh pemerintah karena idealismenya yang bertentangan dengan pemerintah yang berkuasa saat itu (Soeharto). Sang ayah adalah Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) Ranting Sawah Besar. Semua koran Bapaknya dibredel. Semua aset dijual hingga tak memiliki rumah satu pun.

Mungkin demi gengsi, di awal-awal, Bapaknya menyewa sebuah losmen di kawasan Kramat Raya, Jakarta untuk tinggal mereka sekeluarga. Hanya satu kamar, dengan kamar mandi di luar yang kemudian dihuni 8 orang. Kedua orang tua Chairul, dan 6 orang anaknya, termasuk Chairul sendiri.

Tidak kuat terus-menerus membayar sewa losmen, mereka kemudian memutuskan pindah ke daerah Gang Abu, Batutulis. Salah satu kantong kemiskinan di Jakarta waktu itu. Rumah tersebut adalah rumah nenek Chairul, dari ibundanya, Halimah.

Ibunya adalah sosok yang jarang sekali mengeluhkan kondisi, sesulit apapun keadaan keluarga. Namun saat itu, Chairul melihat raut wajah ibunya sendu, tidak ceria dan tampak lelah. Setelah ditanya, lebih tepatnya didesak Chairul, Ibunya baru berucap : ”Kamu punya sedikit uang, Rul? Uang ibu sudah habis dan untuk belanja nanti pagi sudah tidak ada lagi. Sama sekali tidak ada”.

(Tidak diceritakan lebih jelas akhirnya mendapat solusi dari mana, namun kita bisa tahu bahwa di usia SMP, Chairul sudah menyadari bagaimana kesulitan orang tuanya, bahkan untuk makan sehari-hari. Dan Ibunya adalah sosok yang sangat tabah menjalani kerasnya kehidupan).

Setamat kuliah, Chairul berekan dengan orang lain dalam membangun sebuah pabrik sepatu. Setelah 3 bulan awal dimulainya pabrik tersebut dilalui dengan terlunta-lunta dengan tanpa pesanan. Disaat pabrik terancam bangkrut, datanglah pesanan sendal dari luar negeri sejumlah 12.000 pasang dengan estimasi 6.000 pasang dikirim awal. Dan berubahlah pabrik tersebut dari pabrik sepatu menjadi pabrik sendal. Saat melihat hasil kerja pabrik tersebut, pihak pemesan merasa tertarik dan langsung melakukan pesanan kembali bahkan mencapai angka 240.000 pasang padahal yang awalnya 12.000 pasang tadi masih 6.000 pasang yang dikirim. Mulailah pabrik tersebut berkembang. Setelah beberapa lama akhirnya Chairul memutuskan berhenti berekan dan mulai membangun bisnis dengan modal pribadi dan menjelma menjadi pengusaha yang mandiri.

Pada tahun 1994, Chairul resmi meminang gadis pujaannya yaitu Anita yang juga merupakan adik kelasnya sewaktu kuliah. Dan pada tahun 1996, Chairul memperoleh berkah yang berlimpah karena pada tahun tersebut lahirlah anak pertamanya dan bersamaan dengan diputuskannya Chairul sebagai pemilik dari Bank Mega.

Chairul Tanjung dikenal sebagai pengusaha yang agresif, ekspansi usahanya merambah segala bidang, mulai perbankan dengan bendera Bank Mega Group, pertelevisian Trans TV dan Trans 7, hotel dengan bendera The Trans, di bidang supermarket, CT (panggilan akrab Chairul Tanjung) mengakuisisi Carrefour, pesawat terbang, hingga bisnis hiburan Trans Studio, dan bisnis lainnya.

Riwayat kehidupan CT kecil bisa dikatakan terlahir dari keluarga cukup berada kala itu. Dia mempunyai enam saudara kandung. A.G. Tanjung, ayahnya, adalah mantan wartawan pada era Orde Lama dan pernah menerbitkan surat kabar dengan oplah kecil.

Namun, ketika terjadi pergantian era pemerintahan, usaha ayahnya itu tutup karena ayahnya mempunyai pemikiran yang berseberangan dengan penguasa politik saat itu. Keadaan tersebut memaksa kedua orang tuanya menjual rumah dan harus rela menjalani hidup seadanya. Mereka pun kemudian menyewa sebuah losmen dengan kamar-kamar yang sempit.

Kondisi ekonomi keluarganya yang sulit membuat orang tuanya tidak sanggup membayar uang kuliah Chairul yang waktu itu hanya sebesar Rp75.000. “Tahun 1981 saya diterima kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI). Uang masuk ini dan itu total Rp75.000. Tanpa saya ketahui, secara diam-diam ibu menggadaikan kain halusnya ke pegadaian untuk membayar uang kuliah,” katanya lirih.

Melihat pengorbanan sang ibu, ia lalu berjanji tidak ingin terus-menerus menjadi beban orang tua. Sejak saat itu, ia tidak akan meminta uang lagi kepada orang tuanya. Ia bertekad akan mencari akal bagaimana caranya bisa membiayai hidup dan kuliah.

CT pria kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962 pada awalnya memulai bisnis kecil-kecilan. Dia bekerjasama dengan pemilik mesin fotokopi, dan meletakkannya di tempat strategis yaitu di bawah tangga kampus. Mulai dari berjualan buku kuliah stensilan, kaos, sepatu, dan aneka barang lain di kampus dan kepada teman-temannya. Dari modal usaha itu, ia berhasil membuka sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta. Sayang, karena sifat sosialnya –yang sering memberi fasilitas kepada rekan kuliah, serta sering menraktir teman– usaha itu bangkrut.

Memang terbilang terjal jalan yang harus ditempuh Chairul Tanjung sebelum menjadi orang sukses seperti sekarang ini. Kepiawaiannya membangun jaringan bisnis telah memuluskan perjalanan bisnisnya. Salah satu kunci sukses dia adalah tidak tanggung-tanggung dalam melangkah.

Menurut penuturan Chairul, gedung tua Fakultas Kedokteran UI dulu belum menggunakan lift. Dari lantai satu hingga lantai empat masih menggunakan tangga. Lewat ruang kosong di bawah tangga ini, Chairul muda melihat peluang yang bisa dimanfaatkannya untuk menghasilkan uang.

“Nah, kebetulan ada ruang kosong di bawah tangga. Saya lalu berpikir untuk bisa memanfaatkannya sebagai tempat fotokopi. Tapi, masalahnya, saya tidak mempunyai mesin fotokopi. Uang untuk membeli mesin fotokopi pun tidak ada,” tuturnya.

Dia pun lantas mencari akal dengan mengundang penyandang dana untuk menyediakan mesin fotokopi dan membayar sewa tempat. Waktu itu ia hanya mendapat upah dari usaha foto kopi sebesar Rp2,5 per lembar. “Sedikit ya. Tapi, karena itu daerah kampus, dalam hal ini mahasiswa banyak yang fotokopi, maka jadilah keuntungan saya lumayan besar,” katanya sambil melempar senyum.

Tidak hanya sampai di situ, ia pun terus berusaha mengasah kemampuannya dalam berbisnis. Usaha lain, seperti usaha stiker, pembuatan kaos, buku kuliah stensilan, hingga penjualan buku bekas dicobanya. Usai menyelesaikan kuliah, Chairul memberanikan diri menyewa kios di daerah Senen, Jakarta Pusat, dengan harga sewa Rp 1 juta per tahun.

Kios kecil itu dimanfaatkannya untuk membuka CV yang bergerak di bidang penjualan alat-alat kedokteran gigi. Sayang, usaha tersebut tidak berlangsung lama karena kios tempat usahanya lebih sering dijadikan tempat berkumpul teman-temannya sesama aktivis. “Yang nongkrong lebih banyak ketimbang yang beli,” kata mahasiswa teladan tingkat nasional 1984-1985 ini.

Selang berapa tahun, ia mencoba bangkit dan melangkah lagi dengan menggandeng dua temannya mendirikan PT Pariarti Shindutama yang memproduksi sepatu.

Ia mendapatkan kredit ringan dari Bank Exim sebesar Rp150 juta. Kepiawaiannya membangun jaringan bisnis membuat sepatu produksinya mendapat pesanan sebanyak 160.000 pasang dari pengusaha Italia.

Bisnisnya terus berkembang. Ia mulai mencoba merambah ke industri genting, sandal, dan properti. Namun, di tengah usahanya yang sedang merambat naik, tiba-tiba dia terbentur perbedaan visi dengan kedua rekannya. Ia pun memutuskan memilih mundur dan menjalankan sendiri usahanya.

Memang tidak jaminan, seseorang yang berkarier sesuai dengan latar belakang pendidikannya akan sukses. Kenyataannya tidak sedikit yang berhasil justru setelah mereka keluar dari jalur.

“Modal dalam usaha memang penting, tapi mendapatkan mitra kerja yang andal adalah segalanya. Membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas dalam menjalankan bisnis,” ujar Chairul Tanjung yang lebih memilih menjadi seorang pengusaha ketimbang seorang dokter gigi biasa.

Dan pilihannya untuk menjadi pengusaha menempatkan CT sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai 450 juta dolar AS. Sebuah prestasi yang mungkin tak pernah dibayangkannya saat memulai usaha kecil-kecilan, demi mendapat biaya kuliah, ketika masih kuliah di UI dulu.

Hal itulah yang barangkali membuat Chairul Tanjung selalu tampil apa adanya, tanpa kesan ingin memamerkan kesuksesannya. Selain itu, rupanya ia pun tak lupa pada masa lalunya. Karenanya, ia pun kini getol menjalankan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari PMI, Komite Kemanusiaan Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dan sebagainya. “Kini waktu saya lebih dari 50% saya curahkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.

Kini Grup Para mempunyai kerajaan bisnis yang mengandalkan pada tiga bisnis inti. Pertama jasa keuangan seperti Bank Mega, Asuransi Umum Mega, Aanya yaitu bisnis televisi, TransTV. Pada bisnis pertelevisian ini, ia juga dikenal berhasil mengakuisisi televisi yang nyaris bangkrut TV7, dan kini berhasil mengubahnya jadi Trans7 yang juga cukup sukses.

Langkah ekspansi selanjutnya adalah mendirikan perusahaan patungan dengan mantan wapres Jusuf Kalla membentuk taman wisata terbesar “TRANS STUDIO” di Makassar, untuk menyaingi keberadaan Universal Studio yang ada di Singapura. Taman hiburan dalam ruangan terbesar di Indonesia inipun sekarang telah merambah kota Bandung, dan sebentar lagi kota-kota besar di Indonesia lainnya.

Chairul merupakan salah satu dari tujuh orang kaya dunia asal Indonesia. Dia juga satu-satunya pengusaha pribumi yang masuk jajaran orang tajir sedunia. Enam wakil Indonesia lainnya adalah Michael Hartono, Budi Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto dan Low Tuck Kwong.

Berkat kesuksesannya itu Majalah Warta Ekonomi menganugerahi Pria Berdarah Minang/Padang sebagai salah seorang tokoh bisnis paling berpengaruh di tahun 2005 dan Dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di dunia tahun 2010 versi majalah Forbes dengan total kekayaan $1 Miliar.

Dari kisah hidup Chairul Tanjung yang berangkat dari titik nol sampai kemudian mengalami naik turun demi mencapai kesuksesan, kita bisa mengambil beberapa kesimpulan:

  1. Jangan pernah takut untuk memulai sesuatu. Seperti Chairul Tanjung yang tanpa keraguan berani mengambil keputusan besar untuk mulai berbisnis.
  2. Jangan ragu untuk mencoba apapun selama kita mampu. Seperti Chairul Tanjung yang berani mencoba berbagai jenis bisnis sampai akhirnya menemukan bisnis yang paling sesuai dengan dirinya.
  3. Jangan merasa minder akan diri sendiri. Chairul Tanjung mungkin pernah dijuluk anak singkong, tapi ia tidak merasa minder dengan julukan tersebut dan terus melaju membuktikan bahwa ia mampu untuk mengangkat derajat hidup dirinya dan keluarga.
  4. Jangan mudah menyerah! Seperti seorang Chairul Tanjung yang selalu terus maju menjalankan bisnisnya meskipun banyak rintangan dan halangan, meskipun akan selalu ada saat dimana kita harus menerima kekalahan.
  5. Dan yang terakhir adalah, kesabaran untuk mencapai sukses. Seperti seorang Chairul Tanjung yang perlahan namun pasti meniti kariernya membangun satu demi satu bisnis, hingga sekarang menjadi kerajaan bisnis yang begitu besar sampai bisa mengantarkan beliau menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Sumber :

Buku Kisah Hidup “Chairul Tanjung Si Anak Singkong”

http://www.berkuliah.com/2014/12/profil-tokoh-indonesia-chairul-tanjung-si-anak-singkong.html